Suami mau beli PS5? Ohohoho tidak bisa - Budget Suami Istri TKI di Amrik

Mau dong digemesin sama Mbak Dian...

Ada macam-macam sistem pengaturan keuangan keluarga. Ada tipe "uang suami adalah uang istri, uang istri adalah uang istri". Ada tipe yang istri pegang keuangan seutuhnya, suami dikasih jatah bulanan. Ada yang sebaliknya, tipe yang suami pegang uang utuh, istri dikasih jatah bulanan. Kalau yang suaminya beli helm 5 juta ngakunya 500rb, itu mungkin tipe yang istrinya pemberani. Menurut saya, tipe mana aja sebenarnya gak masalah, asalkan efektif. Karena kondisi setiap rumah tangga berbeda-beda.

Karena ini blog mengenai buka-bukaan, saya mau buka-bukaan juga bagaimana saya dan suami mengatur keuangan bulanan kami saat ini.

Awal pacaran dengan suami tahun 2014, kami sama-sama kere. Saya adalah pekerja lepas di LSM lingkungan yang bergaji 1.5 juta sebulan, dia adalah kang masak sushi bergaji 1.2 juta sebulan. Dalam diskusi panjang kami di awal-awal pacaran, kami punya impian yang sama, mengadu nasib ke luar negeri, karena ini salah satu jalan untuk dapat duit plus pengalaman. 

Saya dapat beasiswa S2 dan berangkat duluan ke Eropa. Setahun kemudian suami dapat kerjaan di kapal pesiar dan berangkat ke Amerika. Meskipun duitnya hampir ludes buat nikah, setidaknya kami gak perlu ngutang. Total LDR 4 tahun baru nikah. Setelah itu, kami berangkat ke Amerika bersama, saya dapat beasiswa studi S3, suami ngikut lanjut jadi kang masak. Saat ini suami jualan nasi goreng di foodtruck.

Sampai sekarang, kalau digabung penghasilan kami berdua udah dikisaran 50an juta rupiah sebulan. walaupun sebenernya ini UMR di US di sini, sehingga disini ya kami harus rada hemat. Penghasilan bersih suami totalnya berkisar diantara 1800-2200$ sebulan. Gaji perjamnya adalah 13$, dan kalau ada lembur bisa dapat lebih. Selain itu ada uang tips juga. Sedangkan saya dapat penghasilan tetap dari beasiswa 2000$ sebulan. 

Setiap kami terima gaji, 30% langsung ditabung. Kami masing-masing punya alokasi uang senang-senang, sebanyak 10% dari penghasilan kami. Sisanya untuk kebutuhan sehari-hari, dan kalau ada sisa, ditabung juga. Semua pengeluaran kami catat di google sheet, bahkan receh kayak bayar parkir juga dicatat. Agak berat untuk melakukannya di awal-awal, tapi sekarang sudah biasa.

Untuk pengeluaran, kami bagi dalam 3 kategori:

  • Esensial - bener-bener wajib, kalau gada gak hidup. Isinya uang kost (925$), listrik (40-90$ tergantung musim), belanja makanan (150-250$), pulsa hp (80$) dll

  • MS (miscellaneous small) - pengeluaran random gak penting-penting amat yg kecil dan sering. Misalnya ngedate seminggu sekali makan diluar (25-40$), jajan kue (5-7$), beli bensin (20$), langganan netflix (14$)

  • MB (miscellaneous big) - pengeluaran random gak penting-penting amat yang sekali beli - Misalnya beli mobil (1200$), beli kursi pijet (190$), beli oculus quest (500$). 

Nah karena semuanya tertata rapi dan transparan, suami gak bisa atuh curi-curi belanja mainannya dia. Tapi ya di sisi lain, saya juga gabisa beli macem-macem tanpa persetujuan dia. Kadang saya masih ada rasa jengkel, karena dia suka beli part-part skateboard listrik yang macem-macem dan mahal. Dia juga kadang heran liat pengeluaran saya yg beli air fryer, alat pijet, bibit-bibit tanaman dan alat-alat ternak cacing. Biar gak slek dan berantem, inilah fungsi uang 10% senang-senang itu, kami gak boleh saling menghalangi beli apapun kalau budgetnya dari uang senang-senang. Itu bener-bener suka suka aja. Sejauh ini damai sih, karena aturan 10% itu, kami belum perlu main siksa-siksaan kecuali di kamar. Wwkwkwkw

Budged bulanan suami-istri TKI di Amrik



Comments

Popular posts from this blog

Buka-bukaan Gaji Polisi di Mabes POLRI

Buka-bukaan Beasiswa S2 Erasmus Eropa - Total 720 juta, Sisa 30 juta

Berapa gaji dosen swasta? Dari 2 juta hingga 5 jutaan